Kamis, 15 Desember 2011

Kenali pnyakit jantung

Jika gejala serangan jantung terjadi pada Anda: Kenalilah gejala-gejala tersebut apakah terjadi nyeri dada, sesak napas, ataupun jantung berdebar. Hentikan segera semua pekerjaan apa pun yang sedang Anda lakukan lalu duduk atau berbaringlah sembari menarik napas dalam-dalam. Jika Anda sendirian sementara gejala tersebut berlangsung lebih dari beberapa menit segera hubungi nomor telepon darurat setempat dan katakan Anda terkena serangan jantung. Atau hubungi orang di sekitar Anda dengan memberikan informasi yang sama. Jika ada yang bisa mengantar Anda ke rumah sakit lebih cepat daripada kedatangan paramedis, segeralah minta bantuannya pergi mengantar Anda ke ruang gawat darurat di rumah sakit. Lebih cepat ditangani akan lebih baik. Namun jika Anda menunggu tim paramedis datang, maka sementara menunggu, Anda dapat melonggarkan pakaian yang ketat, termasuk ikat pinggang atau dasi. Buat diri dalam posisi yang terasa nyaman. Tetaplah tenang, tidak soal Anda korbannya atau penolongnya. Kepanikan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya aritmia atau penyimpangan irama jantung yang mengancam kehidupan.

Tips mencegah penyakit jantung

Saudaraku semoga ini bermanfaat.... Pola makan sehat Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang mengandung kolesterol tinggi. Seafood memiliki kandungan kolesterol tinggi yang dapat membahayakan jantung. Kurangi menyantap makanan yang digoreng yang banyak mengandung lemak, sebaliknya makanan dapat diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang. Sebisa mungkin, produk makanan yang kita makan rendah lemak atau tanpa lemak. Pilih susu, keju, mentega atau makanan lain yang rendah lemak. Menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun memiliki kandungan lemak yang sedikit sehingga bisa menjadi pilihan bila harus mengolah makanan dengan cara digoreng. Selain menghindari makanan berlemak, hindari juga makanan dengan kandungan gula tinggi seperti soft drink. Jangan pula tertalu banyak mengkonsumsi karbohidrat, karena dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi lemak. Sebaliknya, konsumsi oat atau gandum yang dapat membantu menjaga jantung tetap sehat. Jaga pola makan tidak berlebihan agar terhindar dari kegemukan, karena seseorang yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm, berisiko lebih besar terkena penyakit ini. Berhenti merokok Mengisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka segera hentikan kebiasaan ini agar jantung tetap sehat. Hindari Stres Stres memang sangat sulit dihindari jika hidup di kota besar seperti Jakarta yang dikenal karena kemacetan dan kesibukannya. Saat seseorang mengalami stres, tubuhnya akan mengeluarkan hormon cortisol yang menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku. Hormon norepinephrine akan diproduksi tubuh saat menderita stres, yang akan mengakibatkan naiknya tekanan darah. Maka, sangat baik bila Anda menghindari stres baik di kantor atau di rumah. Hipertensi Problem hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan penyakit jantung. Hipertensi dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolesterol LDL memasuki saluran arteri dan meningkatkan penimbunan plak. Obesitas Kelebihan berat atau obesitas meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan lemak. Menghindari atau mengobati obesitas atau kegemukan adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes mempercepat penyakit jantung koroner dan meningkatkan risiko serangan jantung. Olahraga secara teratur Anda dapat melakukan kegiatan olahraga seperti berjalan kaki, jalan cepat, atau jogging. Kegiatan olahraga yang bukan bersifat kompetisi dan tidak terlalu berlebihan dapat menguatkan kerja jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh. Konsumsi antioksidan Polusi udara, asap kendaraan bermotor atau asap rokok menciptakan timbulnya radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan bisul atau endapan pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan. Untuk mengeluarkan kandungan radikal bebas dalam tubuh, perlu adanya antioksidan yang akan menangkap dan membuangnya. Antioksidan dapat diperoleh dari berbagai macam buah-buahan dan sayuran. Keturunan Seorang yang orang tua atau saudara kandungnya pernah mengalami serangan jantung sebelum usia 60 memiliki risiko lebih besar menderita penyakit ini. Karena itu, jika Anda memiliki kerabat yang pernah mengalami serangan jantung, sebaiknya Anda lebih berhati-hati dalam menjaga agar pola makan dan gaya hidup Anda dapat menunjang jantung sehat.

Komunitas warga tempur

Bagi warga tempur yang mau berbagi informasi apa pun kami persilakan. Blog ini kami usahakan untuk dikelola untuk sesuatu yang positif. Anda juga bisa mendapat info tentang kesehatan.jika anda mau mengirimkan info, silakan kirim ke alamat dikaprasetya43@gmail.com

Merenung sejenak

BAHAN TAFAKKUR "
Rabu, 22 Maret 2006 silam
Masih ingatkah Jembatan dok ruyung,kali ombo yang menghubungkan ke medani., dan jembatan yang menghubungkan Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Jepara, ke Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Pati, di atas Sungai Gelis, terputus disapu banjir bandang. Akibatnya desa itu hingga Selasa (21/3) menjadi wilayah terisolasi dan warga juga terganggu aktivitasnya.(30t) Banjir bandang disertai bencana tanah longsor di sepanjang Sungai Gelis, Senin (20/3), menyebabkan sekitar 4.000 penduduk Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, terisolasi.

Dua jalur utama menuju desa tersebut, dari Pati maupun Jepara, juga tak bisa dilalui. Sulitnya akses keluar desa berikut ketersediaan pangan menjadi persoalan paling serius di desa yang terletak di lereng Gunung Muria itu. Warga desa itu tinggal di enam dukuh, yakni Dukuh Kemiren, Petung, Duplak, Pekoso, Glagah, dan Karangrejo.

Sementara di jarak 2,5 km menuju perkampungan Desa Tempur, badan jalan hilang tak bersisa dan berubah menjadi bagian dari Sungai Gelis dengan arus air yang masih cukup deras. Adapun dari arah Desa Medani-Payak, Kecamatan Cluwak, Pati, jalan menuju Desa Tempur juga lumpuh total.

Hampir di sepanjang jalan menuju perkampungan desa tertutup longsoran. Tiga jembatan vital di Desa Tempur juga tak berbekas. Yang hanyut adalah Jembatan Kaliombo yang menghubungkan Desa Tempur ke Desa Medani, jembatan Pule, dan jembatan Pondok Ruyung. Sedangkan jembatan Godang di ujung selatan desa masih bisa berfungsi.

Hingga Selasa (20/3) sore, warga Desa Tempur tak bisa keluar perkampungan. Demikian juga, warga dari luar tak bisa masuk ke desa yang terletak di ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut (dpl) itu.

Mereka kesulitan mencari dan membeli bahan kebutuhan sehari-hari seperti beras, lauk-pauk, dan juga minyak tanah.

Beberapa warga, nekat keluar desa dengan menuruni jalan-jalan yang tertimbun longsoran. Mereka rela bergelantungan berpegangan semak-semak untuk bisa keluar desa, karena jalan desa hilang dan menyatu dengan Sungai Gelis. Untuk membeli kebutuhan sehari-hari mereka harus berjalan kaki sejauh 12 km ke Pasar Kelet..
Masih ingatkah hai generasi2 muda tempur..
jangan salahkan alam,ini semua akibat ulah penghuninya sendiri...
SEMOGA BERMAN'FAAT.